Get the App
DOWNLOAD NOW
QR Code App Watsons
  • google-play
  • app-store
Find a Store Blog
Watsons Services
0
MY BAG
Share

Memahami posisi tidur yang baik saat pusing sangat penting untuk membantu mengurangi rasa berputar, sakit kepala, atau ketidakseimbangan tubuh.

  • Posisi yang tepat seperti tidur telentang dengan kepala lebih tinggi atau miring dengan penopang leher yang baik dapat membantu menjaga stabilitas dan mengurangi tekanan pada area kepala serta telinga bagian dalam.
  • Beberapa rekomendasi inhaler yang bisa membantu memberikan sensasi segar saat pusing antara lain FRESHCARE Freshcare Smash Matcha, PLOSSA Plossa Citrus, dan VICKS Inhaler.
  • Dengan kombinasi posisi tidur yang tepat dan langkah sederhana lainnya, pusing bisa lebih terkontrol dan istirahat menjadi lebih nyaman.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini!


Pusing bisa datang kapan saja, baik karena kelelahan, kurang tidur, migrain, tekanan darah rendah, hingga vertigo. Saat rasa tidak nyaman muncul, berbaring memang terasa seperti solusi tercepat. Namun, tahukah kamu bahwa posisi tidur saat pusing sangat berpengaruh terhadap cepat atau lambatnya gejala mereda?

Jika posisi tubuh salah, pusing justru bisa terasa semakin berat, bahkan menimbulkan sensasi berputar. Karena itu, memahami posisi tidur yang baik saat pusing menjadi langkah sederhana namun penting untuk membantu tubuh kembali stabil.

Kenapa Posisi Tidur Berpengaruh Saat Pusing?

Pusing sering berkaitan dengan sistem keseimbangan di telinga bagian dalam, aliran darah ke otak, atau ketegangan otot leher. Ketika kamu berbaring dengan posisi yang kurang tepat, tekanan pada leher atau perubahan posisi kepala yang mendadak dapat memperparah gejala.

Itulah sebabnya memilih posisi tidur saat pusing bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi juga membantu menjaga stabilitas cairan di telinga dalam serta memperlancar sirkulasi darah.

1. Tidur Telentang dengan Kepala Lebih Tinggi

Salah satu posisi tidur yang baik saat pusing adalah telentang dengan kepala sedikit lebih tinggi, sekitar 30–45 derajat. Kamu bisa menggunakan satu hingga dua bantal untuk menopang kepala dan leher.

Posisi ini membantu:

  • Menjaga keseimbangan cairan di telinga bagian dalam
  • Mengurangi tekanan pada leher
  • Meminimalkan sensasi berputar

Bagi penderita vertigo, posisi ini sering direkomendasikan karena dapat mengurangi pergerakan kristal kecil di telinga yang memicu rasa pusing.

Namun, pastikan leher tetap dalam posisi netral. Jangan terlalu menekuk atau terlalu tinggi karena bisa menyebabkan tegang.

2. Tidur Miring dengan Penopang Leher yang Baik

Selain telentang, posisi tidur yang baik saat pusing juga bisa dengan tidur miring. Pastikan tulang belakang tetap lurus dan gunakan bantal yang menopang kepala serta leher dengan baik.

Jika pusing hanya terasa di satu sisi (misalnya migrain sebelah kiri), beberapa orang merasa lebih nyaman tidur dengan sisi yang tidak sakit berada di bawah. Namun, hal ini bisa berbeda pada setiap individu.

Yang terpenting dalam memilih posisi tidur saat pusing adalah menghindari gerakan mendadak saat berbaring atau bangun tidur.

3. Hindari Tengkurap

Tidur tengkurap bukan posisi tidur yang baik saat pusing. Posisi ini membuat leher terputar dalam waktu lama dan bisa memperparah ketegangan otot, yang akhirnya memicu atau memperburuk sakit kepala dan pusing.

Selain itu, tengkurap juga dapat menghambat pernapasan optimal, sehingga tubuh kurang mendapatkan oksigen yang cukup saat istirahat.

4. Bangun dan Berbaring Secara Perlahan

Tak kalah penting dari memilih posisi tidur yang baik saat pusing adalah cara kamu berpindah posisi. Saat hendak tidur, duduklah terlebih dahulu di tepi tempat tidur selama beberapa detik sebelum berbaring.

Begitu juga saat bangun, jangan langsung berdiri. Duduklah perlahan, tarik napas dalam, lalu berdiri secara bertahap. Cara ini membantu mencegah sudden dizziness akibat perubahan tekanan darah mendadak.

Rekomendasi Inhaler untuk Membantu Meredakan Pusing

Selain mengatur posisi tidur yang baik saat pusing, penggunaan inhaler aromaterapi juga bisa membantu memberikan sensasi segar dan rileks.

1. FRESHCARE Freshcare Smash Matcha

Inhaler ini memberikan sensasi segar dengan aroma khas matcha yang unik dan menyenangkan. Praktis dibawa ke mana saja, produk ini membantu memberikan rasa nyaman saat kepala terasa berat atau kurang fokus.

Harga sebelum diskon member Watsons Club.

Klik produk untuk diskon & voucher

2. PLOSSA Plossa Citrus

Dengan aroma citrus yang segar, inhaler ini memberikan efek menyegarkan dan membantu meredakan rasa mual ringan yang sering menyertai pusing. Cocok digunakan sebelum beristirahat agar tubuh terasa lebih rileks.

Harga sebelum diskon member Watsons Club.

Klik produk untuk diskon & voucher

3. VICKS Inhaler

Dikenal dengan sensasi menthol yang kuat, inhaler ini membantu melegakan pernapasan sekaligus memberikan efek segar pada kepala. Aroma mentholnya sering membantu mengurangi rasa tidak nyaman saat pusing menyerang.

Menggunakan inhaler bersamaan dengan posisi tidur yang baik saat pusing bisa menjadi kombinasi sederhana untuk membantu tubuh lebih cepat merasa stabil.

Harga sebelum diskon member Watsons Club.

Klik produk untuk diskon & voucher


Memahami posisi tidur saat pusing dapat membantu mengurangi gejala dan mencegah rasa tidak nyaman semakin parah. Tidur telentang dengan kepala lebih tinggi atau tidur miring dengan penopang leher yang tepat adalah pilihan yang lebih aman dibanding tengkurap.

Kombinasikan dengan gerakan perlahan saat berbaring, hidrasi cukup, serta bantuan inhaler untuk sensasi segar. Dengan langkah sederhana ini, kualitas istirahat tetap terjaga meski tubuh sedang tidak dalam kondisi terbaik. Kamu bisa belanja produk-produk di atas melalui website Watsons Indonesia dan aplikasi Watsons ID!

Previous

Harga MUA Jakarta dan Tips Cari MUA yang Tepat

Next

15 Ide Ucapan Lebaran Idul Fitri yang Unik

Related Topics
Share
*/?>