Dapatkan Aplikasinya
DOWNLOAD SEKARANG
QR Code App Watsons
  • google-play.png
  • app-store.png
Temukan Toko Kami Blog
Layanan Watsons
0
TAS SAYA
Share

Skin barrier atau lapisan terluar dari sistem perlindungan kulit punya peranan yang penting untuk tubuh kita. Soalnya, lapisan inilah yang memastikan agar infeksi, kotoran, dan radikal bebas dari luar tidak mudah masuk ke tubuh. Makanya, kalau sampai kondisi bagian ini terganggu, kita akan lebih rentan mengalami masalah kulit dan bahkan organ tubuh. Tapi, apa saja ciri-ciri skin barrier rusak, dan bisakah kondisi ini diperbaiki? Yuk, cari tahu di sini!


Ciri-ciri Skin Barrier Rusak 

Apa kamu merasa kulit wajahmu akhir-akhir ini semakin tidak nyaman? Untuk mengetahui apakah skin barrier-mu baik-baik saja, coba cocokkan kondisi wajahmu dengan ciri-ciri skin barrier rusak berikut ini:

1. Ruam kemerahan pada kulit

Kalau kamu sering eksfoliasi atau menggunakan kandungan aktif yang kuat seperti retinol belakangan ini, mungkin kamu mendapati adanya ruam berwarna kemerahan di wajahmu. Nah, itu salah satu ciri-ciri skin barrier rusak. Selain itu, permasalahan ini juga bisa disebabkan oleh scrub atau surfaktan yang keras di kulit, sekaligus penyakit kulit seperti rosacea dan psoriasis.

2. Tekstur kulit yang kasar dan kering

Ciri-ciri skin barrier rusak yang berikutnya adalah ketika kulitmu terasa mengelupas, bersisik, atau gradakan saat disentuh. Soalnya, skin barrier yang terganggu akan membuat cairan di dalam kulit lebih gampang menguap, sehingga kelembabannya bakal berkurang drastis hingga memicu kulit kasar dan kering.

3. Rasa gatal pada kulit

Saat lapisan terluar skin barrier terkikis sampai tipis, zat pemicu alergi dan kuman pun akan lebih mudah menembus bagian dalam kulit. Karena inilah, kamu akan merasakan gatal-gatal yang intens pada wajah. Umumnya, ciri-ciri skin barrier rusak satu ini sering muncul berbarengan dengan ruam kemerahan.

4. Jerawat atau luka yang sulit sembuh

Skin barrier kita memiliki lapisan mantel asam yang penting untuk menghalau bakteri sekaligus menunjang proses penyembuhan luka. Makanya, kalau kamu mendapati jerawat atau luka di wajah tidak kunjung membaik, besar kemungkinan itu adalah ciri-ciri skin barrier rusak. Bahkan, setelah lukanya sembuh dalam waktu lama, bekasnya akan sulit hilang.


Cara Memperbaikinya

Tenang saja, skin barrier yang rusak masih bisa diperbaiki agar kulitmu kembali sehat. Caranya, kamu bisa menerapkan tips berikut secara rutin:

1. Cuci muka dengan air dingin dan sabun yang lembut

Sama seperti surfaktan atau deterjen yang terlalu basa di kulit, air hangat bisa mengikis permukaan skin barrier hingga semakin tipis. Untuk mencegahnya, pastikan kamu mencuci muka hanya dengan air dingin dan facial wash yang gentle. Misalnya, kamu bisa menggunakan Labore Sensitive Skin Care Gentle Biome Mild Cleanser yang bebas sulfat, memiliki pH 5,5 sesuai dengan mikrobioma skin barrier, dan tidak berbusa, sehingga aman untuk kulit sensitif.

Harga sebelum diskon. 
Klik produk untuk diskon & voucher

2. Gunakan moisturizer secara rutin

Moisturizer bisa menambah kelembaban pada kulit dan menyegelnya agar tidak mudah menguap. Maka dari itu, pastikan kamu menggunakan pelembab setiap siang dan malam agar  kulitmu tidak mudah kering. 

Untuk rekomendasinya, Dermies Skin Barrier Rehab Creme merupakan salah satu pilihan terbaik. Soalnya, pelembab yang mild ini kaya akan banyak bahan aktif untuk memperkuat skin barrier seperti ceramide, muru-muru butter, dan ekstrak kaktus agar makin lembab.

Harga sebelum diskon. 
Klik produk untuk diskon & voucher

3. Penuhi asupan nutrisi kulit

Skin barrier kita tidak bisa berfungsi dengan baik tanpa asupan gizi yang mencukupi. Terutama, dari air dan vitamin. Jadi, pastikan kamu minum air putih setidaknya 2 liter per hari dan perbanyak konsumsi vitamin D, E, C, omega-3, serta kolagen. Untuk mendapatkannya, kamu bisa menyantap makanan seperti buah, sayur, ikan, susu, dan telur, atau mengonsumsi suplemen.

Harga sebelum diskon. 
Klik produk untuk diskon & voucher

4. Lindungi kulit dari paparan sinar UV yang kuat

Radikal bebas seperti paparan sinar UV bisa merusak sel-sel kulit, baik dalam bentuk sunburn maupun flek hitam. Untuk mencegahnya, selalu gunakan sunscreen sebanyak 2 ruas jari setidaknya 15 menit sebelum beraktivitas di luar maupun di dalam rumah.

Adakah sunscreen yang cocok untuk memperkuat skin barrier? Ya! Dermaction Plus Advanced Sun Hybrid Activated Hya C+ Bright Glow Aqua Gel memiliki SPF 50 dan PA+++ untuk menghalau sebagian besar sinar UVA dan UVB. Formula HEVshield and IRblock di dalamnya memberi perlindungan dari HEV (blue light) dan IR (sinar inframerah), yang merupakan penyebab utama kerusakan kulit, bintik hitam, juga penuaan kulit dini. Karena itu, skin barrier akan lebih terjaga!


Kalau kamu mengalami salah satu atau beberapa dari ciri-ciri skin barrier rusak yang sudah disebutkan, sebaiknya kamu segera memperbaikinya agar kulit dan tubuhmu tetap sehat. Tapi, kamu tidak perlu khawatir karena kamu bisa mendapatkan semua produk yang dibutuhkan untuk memperbaiki skin barrier dengan mudah di Watsons. Yuk, sayangi kulitmu agar tetap sehat, dan check out sekarang melalui website atau aplikasi Watsons ID untuk Android dan iOS!

Previous

6 Contoh Nail Art Maroon Elegan yang Aesthetic

Next

Penyebab Stunting pada Anak dan Pencegahannya

Related Topics
Share