Dapatkan Aplikasinya
DOWNLOAD SEKARANG
QR Code App Watsons
  • google-play.png
  • app-store.png
Temukan Toko Kami Blog
Layanan Watsons
0
TAS SAYA
Share

Bau kaki itu tidak hanya mengganggu kenyamanan dan menurunkan rasa percaya diri, lho, tapi juga bisa sebagai tanda bahwa ada masalah kesehatan yang mungkin kamu alami. Pada artikel ini, kamu akan tahu empat penyebab sekaligus cara menghilangkan bau kaki yang bisa dilakukan dengan mudah tanpa perlu ke salon. Yuk, langsung kita intip penjelasan selengkapnya!


Penyebab Bau Kaki

Sebelum masuk ke tips atau cara menghilangkan bau kaki, pahami dulu bahwa bau kaki itu tidak hanya soal produksi keringat berlebih, melainkan juga dipicu oleh empat hal berikut.

1. Jarang mengganti kaus dan alas kaki

<!-- wp:image -->
<figure class="wp-block-image"><img src="https://img.freepik.com/free-photo/high-angle-people-working-out-together_23-2150405470.jpg" alt="High angle people working out together"/></figure>
<!-- /wp:image -->

<!-- wp:paragraph -->
<p>Penyebab bau kaki yang pertama bersumber dari kebiasaanmu sendiri, yakni jarang mengganti kaus dan alas kaki. Keringat yang dihasilkan oleh kaki tentunya akan diserap oleh kaus kaki dan alas yang kamu pakai. Ketika kamu jarang mengganti dua hal itu, tidak menutup kemungkinan penumpukan keringat akan menimbulkan bau tidak sedap.</p>
<!-- /wp:paragraph -->

Penyebab bau kaki yang pertama bersumber dari kebiasaanmu sendiri, yakni jarang mengganti kaus dan alas kaki. Keringat yang dihasilkan oleh kaki tentunya akan diserap oleh kaus kaki dan alas yang kamu pakai. Ketika kamu jarang mengganti dua hal itu, tidak menutup kemungkinan penumpukan keringat akan menimbulkan bau tidak sedap.

2. Kondisi hiperhidrosis

seseorang yang punya kelenjar keringat lebih banyak di bagian kaki cenderung berisiko punya bau kurang sedap.

Hiperhidrosis adalah peristiwa ketika tubuhmu memproduksi keringat berlebih untuk menurunkan suhu badan. Ini sebenarnya bisa terjadi di bagian tubuh mana pun. Tapi, seseorang yang punya kelenjar keringat lebih banyak di bagian kaki cenderung berisiko punya bau kurang sedap. Makanya, kamu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter bila hal ini sudah sangat mengganggu.

3. Infeksi bakteri dan jamur

Keringat yang muncul bisa memicu timbulnya bakteri dan jamur

Keringat yang muncul bisa memicu timbulnya bakteri dan jamur, sebab keduanya memang dapat tumbuh pada area yang lembab. Bakteri juga bisa muncul ketika kaki terkena infeksi, luka, atau mengalami cantengan. Bahkan, beberapa orang dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes atau autoimun, juga berisiko memiliki luka yang makin parah atau terus bertambah.

4. Perubahan hormon

perubahan hormon yang membuat produksi keringat menjadi semakin banyak.

Penyebab terakhir yang tidak bisa kamu hindari adalah perubahan hormon yang membuat produksi keringat menjadi semakin banyak. Peristiwa semacam ini biasanya dialami oleh remaja puber atau ibu hamil. Makanya, tidak heran kalau merekalah yang biasanya mengikuti terapi hormon demi menekan produksi keringat, khususnya pada area kaki.


Cara Menghilangkan Bau Kaki

Meski pemicunya ada banyak, tapi kamu tetap bisa berupaya menghilangkan bau tidak sedap di kaki, kok. Berikut adalah empat cara menghilangkan bau kaki yang mudah kamu tiru!

1. Selalu cuci kaki setelah beraktivitas

menghilangkan bau adalah dengan mencuci kaki secara rutin setelah beraktivitas.

Kebiasaan pertama yang bisa menghilangkan bau adalah dengan mencuci kaki secara rutin setelah beraktivitas. Supaya kuman yang menempel di kakimu selama seharian bisa hilang, cobalah untuk menggosoknya secara perlahan dan merata, baik di bagian punggung kaki hingga sela-sela jari. Kamu juga bisa menggunakan air hangat agar lebih ampuh membunuh kuman.

2. Ganti kaus kaki secara berkala

Cara menghilangkan bau kaki berikutnya adalah dengan mengganti kaus kaki setiap hari.

Cara menghilangkan bau kaki berikutnya adalah dengan mengganti kaus kaki setiap hari. Aktivitas yang padat tentu akan membuat produksi keringatmu meningkat. Makanya, usahakan untuk selalu menggunakan kaus dan alas kaki yang kering setiap akan memulai hari. Dengan begitu, bakteri yang menempel di kaus kaki sebelumnya tidak semakin bertambah dan menimbulkan bau.

3. Simpan alas kaki dengan tepat

Cara menyimpan alas kaki ternyata juga memengaruhi bau yang mungkin timbul.

Cara menyimpan alas kaki ternyata juga memengaruhi bau yang mungkin timbul. Makanya, sebaiknya simpan alas kakimu di tempat yang sirkulasi udaranya baik. Kamu bisa meletakkannya di tempat yang terpapar sinar matahari atau di area yang terkena semilir angin. Alternatif lainnya adalah dengan menaruh silica gel di dalam sepatu sehingga kelembapannya terserap.

4. Lakukan eksfoliasi kaki

Tips terakhir untuk menghindari bau kaki bisa kamu lakukan dengan cara mengeksfoliasi kaki,

Tips terakhir untuk menghindari bau kaki bisa kamu lakukan dengan cara mengeksfoliasi kaki, sehingga sel kulit matinya terangkat. Selain dengan menggunakan batu apung, kamu bisa coba memulai kebiasaan ini menggunakan masker eksfoliasi dari Felinz Exfoliating Foot Mask.

Harga sebelum diskon member Watsons Club. 
Klik produk untuk diskon & voucher

Masker dengan kemasan kaus kaki dan kandungan green tea, olive, dan aloe vera ini mampu membuat kakimu tetap lembab dan terhindar dari pecah-pecah. Sehingga, permukaan kulit kaki bisa lebih lembut dan terawat, deh!


Selain menerapkan keempat cara menghilangkan bau kaki di atas, kamu juga bisa menggunakan bantalan kaki yang didesain khusus untuk mencegah bau tidak sedap dan pertumbuhan bakteri. Footease Aromatherapy Lavender Insoles by Watsons adalah pilihan terbaik yang bisa menyerap keringat sekaligus memberikan aroma harum sepanjang hari.

Harga sebelum diskon member Watsons Club. 
Klik produk untuk diskon & voucher

Kamu juga bisa mencegah kaki berbau dengan cara rutin menyemprot alas kaki dengan spray khusus supaya tetap segar.

Harga sebelum diskon member Watsons Club. 
Klik produk untuk diskon & voucher

Yuk, hilangkan bau kaki dan beli produknya di website Watsons atau download aplikasinya!

Previous

6 Cara Menerapkan Gaya Hidup Zero Waste

Next

Mau Solo Traveling? Jangan Lupa Siapkan 7 Barang Ini

Related Topics
Share