Dapatkan Aplikasinya
DOWNLOAD SEKARANG
QR Code App Watsons
  • google-play.png
  • app-store.png
Temukan Toko Kami Blog
Layanan Watsons
0
TAS SAYA
Share

Watsons Indonesia – Hi Watsons Friends! Untuk kamu yang penasaran mengenai Jerawat punggung: penyebab, pencegahan dan cara penanganan nya yuk langsung aja simak artikel ini yaa.

Penyebab jerawat punggung

Jerawat adalah kondisi peradangan kulit yang ditandai dengan munculnya jerawat merah pada kulit saat pori-pori tersumbat oleh kotoran dan sel kulit mati.


Penyebab umum jerawat punggung adalah:
– Genetics
– Hormon
– Keringat
– Stress

Pencegahan Jerawat Punggung

(1) Makan makanan yang sehat dan seimbang

Pasti pernah dengar kan istilah ‘You are what you eat’ atau kamu adalah apa yang kamu makan! Pola makan yang tidak sehat dan tidak seimbang dapat memicu timbulnya jerawat lho… Jadi, kamu lebih baik menghindari makan junk food, berminyak atau terlalu banyak makanan indeks glikemik (GI) tinggi, yang meningkatkan kadar gula darah kamu dalam waktu singkat dan memperburuk jerawat. Perbanyak makan sayur dan buah segar yang baik untuk mengurangi jerawat ya.

(2) Gunakan sabun mandi yang mengandung benzoyl peroxide

Jangan biarkan keringat dan kotoran dibiarkan di kulitmu dalam waktu lama. Hal itu bisa menjadi kontributor jerawat punggung. Oleh karena itu segeralah mandi setelah berolahraga. Kamu bis menggunakan sabun mandi yang mengandung benzoil peroksida karena dapat membunuh bakteri di tubuh kamu yang dapat menyebabkan jerawat. Mengenakan pakaian yang longgar juga bisa membuat kulit kamu bernapas dan menghindari keringat dan kotoran masuk ke pori-pori.

(3) Lakukan eksfoliasi tubuh secara teratur

Kamu dapat menggunakan scrub tubuh yang lembut dengan asam salisilat untuk meng-exfoliate kulitmu secara teratur. Dengan scrub dapat menarik keluar kotoran dari pori-pori, menghilangkan kelebihan minyak dan sel kulit mati. Hal ini dapat mencegah pori-pori tersumbat dan jerawat secara efektif.

(4) Gunakan pakaian yang longgar

Pakaian ketat meningkatkan fraksi, panas dan tekanan pada kulit, serta menampung keringat, minyak, dan kotoran. Ini akan semakin mengiritasi kulit dan memicu timbulnya jerawat. Mengenakan pakaian longgar dapat mencegah situasi seperti itu dengan melepaskan keringat dengan cepat dan membiarkan kulitmu bernafas.

(5) Jauhkan rambut dari punggung kamu

Rambut panjang bisa penuh dengan minyak, kotoran dan produk rambut. Jauhkan rambut kamu dari punggung dengan menguncir nya untuk mencegah kotoran dan minyak tambahan menyumbat pori-pori Anda. Cuci rambut kamu secara teratur agar tetap bersih.

Penanganan untuk jerawat punggung

(1) Tea tree oil

Minyak pohon teh mengandung sifat antibakteri alami yang dapat membunuh bakteri dan mengobati jerawat punggung secara efektif. Kamu dapat mengoleskan minyak pohon teh ke kulitmu dengan menggunakan kapas setelah mandi. Minyak pohon teh dapat menembus pori-pori yang tersumbat dan mengeringkan bintik-bintik berminyak. Ini juga membantu mengurangi iritasi kulit dan meredakan kemerahan.

(2) Aloe vera

Ekstrak lidah buaya dapat membunuh banyak jenis bakteri dan jamur, membuatnya bagus untuk mengobati jerawat dengan sifat antibakteri dan anti-inflamasinya. Memakai gel lidah buaya pada kulitmu dapat membantu meredakan jerawat yang bengkak dengan mengurangi pembengkakan dan kemerahan.

Hal ini juga dapat diterapkan pada kulit dapat membantu mengurangi pembentukan bekas luka jerawat. Cukup oleskan gel lidah buaya ke bekas luka dan pijat kulit. Biarkan selama 20 menit lalu bilas. Lidah buaya dapat membantu meringankan bekas jerawat kamu.

(3) Omega-3

Asam lemak omega 3 bermanfaat bagi kulit dengan mengatur produksi sebum, menjaga hidrasi yang cukup, mencegah jerawat dan mengurangi peradangan.

Tubuh kita tidak dapat memproduksi asam lemak omega-3 secara langsung. Jadi, kita harus menyerap asam lemak omega-3 dari makanan. Ada 3 jenis utama asam lemak omega-3. Mereka adalah ALA (asam alfa-linolenat), DHA (asam docosahexaenoic) dan EPA (asam eicosapentaenoic). Makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 antara lain salmon, walnut, trout, sarden. Kamu pun bisa mengonsumsi minyak ikan atau suplemen omega3 untuk menambah asupan.

(4) Kurangi konsumsi susu

Ada hubungan potensial antara produk susu dan jerawat dengan penelitian yang mendukung bahwa mengonsumsi produk susu dapat meningkatkan risiko jerawat pada orang berusia 7-30 tahun. Teorinya adalah, faktor hormonal dan inflamasi seseorang dipengaruhi setelah konsumsi produk susu, dan keduanya terkait dengan jerawat. Oleh karena itu, mengurangi asupan produk susu dapat mengurangi pemicu yang memicu breakout lho..

Previous

7 Tips Makeup dan Rambut tetap hits saat musim panas

Next

Cara memilih jenis yoga yang tepat untukmu

Related Topics
Share