Dapatkan Aplikasinya
DOWNLOAD SEKARANG
QR Code App Watsons
  • google-play.png
  • app-store.png
Temukan Toko Kami Blog
Layanan Watsons
0
TAS SAYA
Share

Di tengah kesibukan dan padatnya rutinitas sehari-hari, banyak dari kita yang sering merasa lelah dan memilih tidur sore sebagai solusinya. Terlepas dari fakta bahwa tidur sore bisa memberikan rasa bugar sementara, ada beberapa alasan medis yang menunjukkan bahwa kebiasaan ini alangkah baiknya dihindari, lho! Mari kita telusuri lebih dalam melalui artikel berikut!


Efek Samping

Banyak dari kita yang punya sedikit waktu untuk tidur di malam hari dan memutuskan menggantinya untuk tidur kala petang. Padahal, tidur sore punya efek samping bagi kesehatanmu, lho!

1. Mengganggu kualitas tidur di malam hari

Saat kamu memilih untuk tidur sore, terutama jika waktu tidurnya cukup lama, hal ini bisa mengganggu ritme sirkadian (circadian rhythm) tubuhmu. Ritme sirkadian adalah jam biologis internal yang mengatur siklus tidur dan bangun.

Ketidakseimbangan ini dapat menyebabkan kesulitan tidur di malam hari, yang berujung pada insomnia atau gangguan tidur lainnya. Kalau kualitas tidur malam terganggu, kamu bisa mengalami penurunan energi dan fokus pada hari berikutnya.

2. Meningkatkan risiko penyakit kronis

Penelitian telah menunjukkan bahwa tidur sore yang terlalu sering, terutama yang berlangsung lebih dari 60 menit, dapat meningkatkan risiko beberapa penyakit kronis. Misalnya, ada korelasi antara tidur sore dan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Hal ini mungkin terkait dengan gangguan metabolisme yang disebabkan oleh perubahan pola tidur.

Tidur sore juga dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Makanya, dengan menghindari kebiasaan tersebut, bisa menjadi langkah preventif untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

3. Menurunkan kinerja otak

Meskipun tidur sore bisa memberikan efek rehat yang dibutuhkan otak, tidur sore yang terlalu lama justru bisa berdampak negatif, lho! Tidur sore yang berkepanjangan dapat menyebabkan grogginess, yaitu kondisi dimana kamu merasa lebih lelah dan linglung setelah bangun tidur.

Hal ini berpengaruh pada kemampuan kognitif, seperti daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan dalam memecahkan masalah. Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengurangi efektivitasmu dalam bekerja atau belajar.


Cara Mengurangi Kebiasaan Tidur Sore

Untuk menghindari kebiasaan ini, kamu bisa melakukan beberapa cara di bawah ini supaya pola tidurmu dapat lebih teratur. Simak bersama-sama, yuk!

1. Dekati sumber cahaya

Cahaya alami sangat penting untuk menjaga ritme sirkadian yang sehat. Cobalah untuk menghabiskan waktu di luar ruangan yang terkena sinar matahari atau duduk di dekat jendela yang terang. Paparan cahaya, terutama di pagi hari, dapat membantu mengatur ulang jam biologis tubuhmu sehingga mengurangi kebutuhan untuk tidur di kala sore.

2. Konsumsi kafein

Kafein, yang ditemukan di kopi dan teh, dapat membantu meningkatkan kewaspadaan sehingga mencegah kantuk yang muncul pada sore hari. Namun, penting juga untuk tidak mengonsumsi kafein terlalu banyak atau terlalu dekat dengan waktu tidur malam karena ini bisa berpengaruh terhadap pola tidur.

Sebaiknya, konsumsilah kafein pada pagi atau siang hari sehingga kamu bisa merasa lebih bugar selama seharian dan terhindar dari efek samping tidue di sore hari. Untuk jangka panjang, kamu bisa mengonsumsi kopi atau teh dengan kandungan gula minimum, ya, sehingga tidak memicu timbulnya penyakit yang lain.

3. Lakukan kegiatan fisik

Olahraga teratur tidak hanya dapat meningkatkan energi dan stamina. Nyatanya, kegiatan fisik yang dilakukan di siang hari juga dapat membantu mengurangi kelelahan dan meningkatkan kualitas tidur di malam hari. Jika kamu merasa mengantuk di sore hari, cobalah berjalan cepat atau melakukan peregangan untuk mengusir rasa kantuk itu.


Ingatlah bahwa menjaga keseimbangan pola tidur sangat penting untuk kesehatan jangka panjang. Makanya, usahakan untuk mengurangi tidur sore dan mencari alternatif lain untuk menjaga energi dan kesehatanmu. Perlu juga diperhatikan bahwa rasa lelah di sore hari bisa disebabkan oleh faktor lain seperti kekurangan nutrisi.

Untungnya, kini tersedia pilihan suplemen yang dapat membantumu terhindar dari rasa lelah yang berarti. Enervon Active Tablet dengan kandungan vitamin C dan multivitamin di dalamnya bisa mendukung pemenuhan kebutuhan vitamin harianmu. Begitu juga Fatigon Multivitamin dan Mineral Tablet yang cocok dikonsumsi untuk memulihkan kesehatan tubuh, menghilangkan capek, pegal, kram dan kesemutan. Yuk, dapatkan informasi dan produknya langsung di website Watsons Indonesia maupun aplikasi Watsons ID (iOS dan Android OS)!

Harga sebelum diskon. 
Klik produk untuk diskon & voucher
Harga sebelum diskon. 
Klik produk untuk diskon & voucher
Previous

Obat Luka Alami dan Medis agar Cepat Kering

Next

Imlek 2024: Shio Paling Hoki di Tahun Naga Kayu

Related Topics
Share